Halloooo guuuuuys :3 minal aidzin wal faizin yakkk~
maap banget telat. baru tergerak buat apdet blog lagi nih hehe
*fuhfuhfuuuuh
duuuh nih blog bedebu banget-_- maaf ya, terahir diapdet udah lama banget. itu pun karna ada tugas sejarah yang ngeharusin bikin tulisan di blog._. kalo ngga...emm...mungkin nggak ngepost HUAHAHA
*gaje NEXT!!!
naah, karna ini tulisan pertama gue, jadi gue pengen pemnasan dulu nih. belom mulai ngepost cerita-cerita seru dan pastinya menarik yang udah gue lewatin selama liburan 4 minggu ini.
buat bocoran dulu dehhh...kayanya cerita-cerita yang bakal gue post ini kebanyakan tentang "bukber". secara ini bulan puasa dan pastinya bukber ini merupakan agenda wajib beberapa temen lama buat ketemu lagi dan saling cerita ngalor-ngidul.
well, udah dulu ya pemanasannya. besok-besok kita sambung lagi^^
tataaaaaaaah~ :3
Senin, 21 Juli 2014
Kamis, 29 Mei 2014
Siapakah Fabian?
Uang adalah sesuatu yang sangat dekat dengan manusia saat ini. bahkan sampai diibaratkan kalau manusia tidak akan bisa hidup tanpa uang. hmm... cukup sullit juga ya. tapi, siapa diantara semua orang yang menggunakan uang mengetahui awal dari sistem uang yang sekarang kita jalani ini? tak sampai sebagian besar.
maka dari itu kali ini saya akan menceritakan awal penggunaan uang dan Fabian.
Pada puluhan tahun lalu, ketika uang belum ditemukan dan masyarakat masih identik dengan sistem barter, diketahuilah seorang tukang emas dan pengukir perak bernama Fabian. di daerahnya, semua masyarakatnya menggunakan sistem barter untuk memenuhi kebutuhannya. namun, dalam sistem ini ditemukan sebuah masalah yang sangat sulit penyelesaiannya, yaitu apakah sebuah pisau senilai dengan dua keranjang jagung? atau apakah seekor kerbau juga senilai dengan seekor ayam?
Jawabannya pasti... tidak. dan masyarakat pun mulai mengharapkan sistem baru yang lebih baik.
Kemudian, munculah Fabian di depan masyarakat mengajukan usulnya mengenai penyelesaian masalah tersebut. dia menyebutnya dengan sistem "uang". jadi, diawal dia telah menjelaskan tentang sifat emas yang tahan lama dan anti karat. lalu, dia menawarkan kalau dia bisa membentuk emas tersebut menjadi koin-koin kecil. yang mana nantinya koin-koin itu akan disebut uang. selain itu, dia juga menjelaskan bahwa uang tersebut dapat dijadikan sebagai medium dalam menukarkan barang. dengan begitu, suatu barang dapat diberi nilai sesuai dengan usaha ketika memproduksi atau mendapatkannya. maka dengan koin tersebut, masyarakat dapat menukarkannya dengan barang yang dibutuhkan tanpa merasa dirugikan.
Kemudian, ada seseorang yang bertanya. "Bagaimana kalau ada orang di luar sana yang menambang dan membuat koin sendiri?". Fabian pun menjawab bahwa itu tidak boleh diterima. karena hanya koin-koin yang disetujui oleh pemerintah saja yang boleh digunakan. semua orang pun menganggap itu adil dan menyetujuinya.
Setelah itu, orang-orang ramai berebutan siapa yang dapat bagian koin paling banyak. karena mereka terus berselisih pendapat, Fabian pun menawarkan untuk menentukan bagian-bagiannya bagi mereka. jadi, disini semua orang tidak diberi batasan berapa banyak koin yang ingin mereka dapatkan. semua itu tergantung dengan bagaimana mereka dapat mengembalikannya di tahun depan. dengan syarat, karena dia yang telah membuat koinnya, maka setiap orang yang ingin mengembalikan koinnya harus membayar dengan tambahan 5% dari koin yang mereka terima. masyarakat memandang itu bukan hal yang buruk. karena 5% buaknlah nilai yang terlalu besar. akhirnya mereka pun menyetujui sistem ini dan mulai menerapkannya setelah satu minggu waktu produksi koin oleh Fabian seusai pidatonya saat itu.
Semua masyarakat menyadari kebaikan sistem ini karena apa yang dikorbankan senilai dengan apa yang didapat. selain itu, setelah ini mulai lahirlah kompetisi antar pedagang karena pada umumnya masyarakat akan mencari transaksi yang paling menguntungkan bagi mereka. dan, orang-orang pun mulai berpikir bagaimana hidup mereka jika tanpa uang.
Setahun kemudian berlalu, dan sekarang adalah saatnya orang-orang mengembalikan koin-koin yang dulu mereka pinjam kepada Fabian dengan tambahan 5%. beberapa orang mungkin memiliki koin emas lebih dari yang mereka pinjam. tapi, itu berarti ada orang diluar sana yang memiliki koin lebih sedikit dari yang mereka pinjam. karena dari awal, koin yang diproduksi memang terbatas jumlahnya. maksutnya, jika ada 10 orang dan tiap-tiap orang memiliki 100 koin emas, maka jika pada tahun sesudahnya ada satu orang yang memiliki 150 koin emas, berarti salah satu atau lebih dari 9 orang lainnya ada yang memiliki koin kurang dari 100.
Orang dengan kelebihan koin pun meneruskan transaksinya dengan meminjam koin kembali kepada Fabian, namun bagi orang-orang yang koinnya kurang dari yang mereka pinjam, harus memberikan jaminan berupa aset-aset yang mereka miliki. kemudian, barulah mereka diperbolehkan meminjam lagi dengan syarat yang sama yaitu pengembalian dan tambahan 5%.
Saat itu, belum ada satu pun orang yang menyadarinya bahwa 5% yang diminta Fabian selama ini sebenarnya adalah tidak ada. karena, kalau pun semua orang mengembalikan pinjaman mereka kepada Fabian, pasti lebihan 5% itu tidak akan pernah ada. dan tak seorang pun, kecuali Fabian, yang mengetahui bahwa mustahil bagi masyarakat membayar hutang mereka yang merupakan bunga dari pinjaman mereka, uang yang tidak pernah ada.
Nah, begitulah kisahnya. Sungguh menyebalkan bukan? sangat.
ya begitulah, keinginan akan kekuasaan dan kekayaan terkadang dapat membuat orang menghalalkan segala cara dalam meraihnya. seperti Fabian ini.
oke, sekian dulu cerita Fabian untuk kali ini. sebenarnya masih ada satu bagian lagi. tapi, itu akan saya bahas di post lain jika ada waktu :D tengs for riding B)
thank for http://www.relfe.com/plus_5_indonesian.html
maka dari itu kali ini saya akan menceritakan awal penggunaan uang dan Fabian.
Pada puluhan tahun lalu, ketika uang belum ditemukan dan masyarakat masih identik dengan sistem barter, diketahuilah seorang tukang emas dan pengukir perak bernama Fabian. di daerahnya, semua masyarakatnya menggunakan sistem barter untuk memenuhi kebutuhannya. namun, dalam sistem ini ditemukan sebuah masalah yang sangat sulit penyelesaiannya, yaitu apakah sebuah pisau senilai dengan dua keranjang jagung? atau apakah seekor kerbau juga senilai dengan seekor ayam?
Jawabannya pasti... tidak. dan masyarakat pun mulai mengharapkan sistem baru yang lebih baik.
Kemudian, munculah Fabian di depan masyarakat mengajukan usulnya mengenai penyelesaian masalah tersebut. dia menyebutnya dengan sistem "uang". jadi, diawal dia telah menjelaskan tentang sifat emas yang tahan lama dan anti karat. lalu, dia menawarkan kalau dia bisa membentuk emas tersebut menjadi koin-koin kecil. yang mana nantinya koin-koin itu akan disebut uang. selain itu, dia juga menjelaskan bahwa uang tersebut dapat dijadikan sebagai medium dalam menukarkan barang. dengan begitu, suatu barang dapat diberi nilai sesuai dengan usaha ketika memproduksi atau mendapatkannya. maka dengan koin tersebut, masyarakat dapat menukarkannya dengan barang yang dibutuhkan tanpa merasa dirugikan.
Kemudian, ada seseorang yang bertanya. "Bagaimana kalau ada orang di luar sana yang menambang dan membuat koin sendiri?". Fabian pun menjawab bahwa itu tidak boleh diterima. karena hanya koin-koin yang disetujui oleh pemerintah saja yang boleh digunakan. semua orang pun menganggap itu adil dan menyetujuinya.
Setelah itu, orang-orang ramai berebutan siapa yang dapat bagian koin paling banyak. karena mereka terus berselisih pendapat, Fabian pun menawarkan untuk menentukan bagian-bagiannya bagi mereka. jadi, disini semua orang tidak diberi batasan berapa banyak koin yang ingin mereka dapatkan. semua itu tergantung dengan bagaimana mereka dapat mengembalikannya di tahun depan. dengan syarat, karena dia yang telah membuat koinnya, maka setiap orang yang ingin mengembalikan koinnya harus membayar dengan tambahan 5% dari koin yang mereka terima. masyarakat memandang itu bukan hal yang buruk. karena 5% buaknlah nilai yang terlalu besar. akhirnya mereka pun menyetujui sistem ini dan mulai menerapkannya setelah satu minggu waktu produksi koin oleh Fabian seusai pidatonya saat itu.
Semua masyarakat menyadari kebaikan sistem ini karena apa yang dikorbankan senilai dengan apa yang didapat. selain itu, setelah ini mulai lahirlah kompetisi antar pedagang karena pada umumnya masyarakat akan mencari transaksi yang paling menguntungkan bagi mereka. dan, orang-orang pun mulai berpikir bagaimana hidup mereka jika tanpa uang.
Setahun kemudian berlalu, dan sekarang adalah saatnya orang-orang mengembalikan koin-koin yang dulu mereka pinjam kepada Fabian dengan tambahan 5%. beberapa orang mungkin memiliki koin emas lebih dari yang mereka pinjam. tapi, itu berarti ada orang diluar sana yang memiliki koin lebih sedikit dari yang mereka pinjam. karena dari awal, koin yang diproduksi memang terbatas jumlahnya. maksutnya, jika ada 10 orang dan tiap-tiap orang memiliki 100 koin emas, maka jika pada tahun sesudahnya ada satu orang yang memiliki 150 koin emas, berarti salah satu atau lebih dari 9 orang lainnya ada yang memiliki koin kurang dari 100.
Orang dengan kelebihan koin pun meneruskan transaksinya dengan meminjam koin kembali kepada Fabian, namun bagi orang-orang yang koinnya kurang dari yang mereka pinjam, harus memberikan jaminan berupa aset-aset yang mereka miliki. kemudian, barulah mereka diperbolehkan meminjam lagi dengan syarat yang sama yaitu pengembalian dan tambahan 5%.
Saat itu, belum ada satu pun orang yang menyadarinya bahwa 5% yang diminta Fabian selama ini sebenarnya adalah tidak ada. karena, kalau pun semua orang mengembalikan pinjaman mereka kepada Fabian, pasti lebihan 5% itu tidak akan pernah ada. dan tak seorang pun, kecuali Fabian, yang mengetahui bahwa mustahil bagi masyarakat membayar hutang mereka yang merupakan bunga dari pinjaman mereka, uang yang tidak pernah ada.
Nah, begitulah kisahnya. Sungguh menyebalkan bukan? sangat.
ya begitulah, keinginan akan kekuasaan dan kekayaan terkadang dapat membuat orang menghalalkan segala cara dalam meraihnya. seperti Fabian ini.
oke, sekian dulu cerita Fabian untuk kali ini. sebenarnya masih ada satu bagian lagi. tapi, itu akan saya bahas di post lain jika ada waktu :D tengs for riding B)
thank for http://www.relfe.com/plus_5_indonesian.html
Selasa, 25 Februari 2014
Jalan-Jalan Naek Kereta 1
Jum'at, 20 Februari 2013
Pagi itu, gue bangun tidur terus langsung masuk kamer mandi. cuci muka, wudhu, dan siap-siap ke masjid. di masjid gue ngelakuin kegiatan rutin gue kaya sholat sunnah, sholat shubuh jamaah, tadarus, abis itu baca asmaul husna bareng-bareng terus sarapan. gue lupa waktu itu sarapannya apa, tapi abis sarapan gue langsung ke kamer, siap-siap mandi, dan prepare buat berangkat sekolah. tapi, karena tau kalo hari itu gue ga bakal sekolah, jadilah gue ga bawa apa-apa dalem tas gue. ampe udah waktunya count down, gue piket apel. waktu itu gue jaga gedung J. abis count down selesai dan siswi-siswi yang pada telat udah pada keluar, gue pun berangkat ke masjid. di perjalanan ke masjid, ternyata Allah menghendaki hujan buat turun. di sekian meter deket teras masjid, itu masih gerimis dan gue masih selamat (dari kebasahan) dan pas gue nyampe teras masjid, hujan turun dengan derasnya...
belom lama gue duduk, nafisah jalan ke arah gue yang ga gue tau dia abis dari mana, terus bilang kalo katanya mamanya amany bakal dateng jam 7. (ya, mamanya amany bersedia buat nganterin gue ama nafisah ke stasiun rawa buntu pake mobilnya. baek banget kaaan??? :')) abis itu, kita langsung sepakat buat balik lagi ke asrama buat ganti baju. seperti yang gue bilang tadi kalo saat itu lagi hujan, akhirnya kita "minjem" payung-payung disamping pintu J buat jalan ke gedung B. nyampe disono, kita lupa buat ngambil hape, akhirnya jadilah kita balik lagi ke asrama G alias ke kamernya bu evi buat pinjem hape angkatan. selesai dapet hape, kita langsung jalan ke depan kopin, disana kayanya belom ada tanda-tanda kehadiran mamanya amany. akhirnya kita pun menunggu sambil duduk-duduk di depan kopin. gak lama, alhamdulillah, mamanya amany dateng dan kita langsung masuk ke mobil beliau. tapi sebelum kita masuk, gilang sama latifa jalan ke arah kita. kalo latifa, kayanya si emang mau nitip beberapa barang ke mamanya amany, tapi gilang? dia bilang makasi dan maaf udah ngerepotin mamanya amany dan melepas gue ama nafisah pergi._. *hiks
selama perjalanan, gue ama nafisah sibuk ngitungin jumlah pesenan bazar kerudung sonlis. ampe gak kerasa kalo ternyata kita udah sampe di depan stasiun rawa buntu. selesai bilang makasih (lagi) ke mamanya amany, kita pun jalan ke dalem dan beli tiket. buat ongkos pertama, kita sepakat buat make duit nafisah dulu. abis dapet tiket, kita pun masuk kedalem stasiun dan nunggu keretanya dateng. gak lama, alhamdulillah (lagi), keretanya dateng. sesuai sama beberapa pesen dari mamanya amany, katanya kalo perempuan naek keretanya di gerbong paling depan atau gerbong paling belakang aja. soalnya, katanya itu emang gerbong khusus wanita. kita pun mengikuti nasehat mamanya amany.
di awal perjalanan, gue ama nafisah masih bisa berdiri dengan baik dan normal. kita juga masih bisa melihat satu sama lain._. tapi memasuki stasiun ke tiga ama empat... bueeeeeeeeeeh... sempitnya puol rek!!! gue ampe kaga bisa begerak sedikit pun-_- dan gue tuh udah pusing banget disitu+_+ tapi gue masih berjuang!! gue liat rutenya, dan stasiun tanah abang tinggal 2 stasiun lagi. "LO BISAAAA, BISMILLAH!!!" kata gue dalem hati sebagai orang yang baru pertama kali naek kereta-_______-"
ampe di 1 stasiun sebelum tanah abang, kereta udah mulai lengang dan gua ama nafisah udah bisa bergerak lagi. nah, pas turun di stasiun tanah abangnya itu, arus manusia kuaaaaaaaaat banget. gue ama nafisah ampe gatau harus kemana. dan alhamdulillahnya, nafisah sempet nanya ke seorang ibu-ibu dan sang ibu ngasih tau kalo kereta yang ke arah manggarai itu yang "itu" *kata si ibu sambil nunjuk keretanya* abis tau itu, gue ama nafisah sempet ragu. kenapa? soalnya, kalo kita mau masuk ke kereta itu, artinya gue ama nafisah harus melawan arus manusia-manusia tadi karena posisi gue ama nafisah waktu itu tuh udah deket gerbang keluar stasiun. tapi, dengan keberanian dan keyakinan yang besar (wkwkw) kita pun memutuskan buat melawan arus. agak sulit, tapi bukan berarti gak bisa. kita berhasil melawan arus dan masuk ke kererta yang ditunjuk ibu tadi. karena masih agak merasa ragu, kita nanya lagi kesalah satu penumpang dan dia bilang "iya", kereta itu tujuan manggarai. gue dan nafisah bernafas lega. kita nikmatin perjalanan itu ampe tiba di stasiun tebet. sesampainya disana, hal pertama yang menyambut kita adalah para penjual kue jajanan yang jarang kita temuin di IC. akhirnya, kita pun mutusin buat beli dulu, itung-itung pengganjel perut karena kayanya sarapan tadi pagi udah terkuras abis buat berjuang didalem kereta-______-"
selesai menyantap kue, gue ama nafisah langsung caw lagi buat ke lokasi penyewaan baju saman. (nah! gue belom jelasin yak kalo gue keluar itu gara-gara mau ngambil baju sewaan buat saman. wkwkwk yaudah, sekarang udah tau kan yaaa;)) karena gatau alias si nafisah lupa-lupa inget gitu lokasi nya dimana, kita pun nanya-nanya ke orang-orang tentang lokasinya. abis naek angkot sekali, kita mutusin buat jalan ke gang yang dituju. dan alhamdulillah gang tujuan kita gak jauh-jauh banget dari lokasi kita turun angkot tadi ^o^ yeaaaay~
kita jalaaaan... masuk ke gang besaaar... terus nanya gang manggis satuuuu... masuk lagi ke gang yang lebih keciiiil... abis itu belok dan nanya lagi ke orang lewaaat... terus jalan lagi dan masuk ke gang yang sangat keciiiil (menurut gue)... daaaaaaaaaaaaaaaan...........................kita sampai. ALHAMDULILLAH....... *SUJUDSYUKUR :) *senyumpenuhkemenangan
sesampenya dilokasi, kita dikasi tunjuk "kantor" penyewaannya, disana kita dikasi tau kalo ternyata warna baju yang kita pesen itu kurang satu. akhirnya, jadilah kita ngerubah warna bajunya dari pink-biru jadi oren-hijau (sesuai sama warna-warna dilogo sonlis). selesai milih-milih, kita pun nanya ke ibu pemberi sewa tetang biaya penyewaannya. ketika sang ibu menyebutkan nominalnya dan kita bertanya apakah bisa dengan uang muka dulu atau tidak, sang ibu menjawab: TIDAK. jeng jeeeeeeeeeng... gue ama nafisah bingung. kita nyari banyak alternatif, dari mulai nelpon orang-orang ROM ampe minta tolong ibunya nafisah buat bantu. tapi gabisa, semuanya terlalu mendadak dan gaada yang siap sama semua ini. sampe akhirnyaaaaaaaaaa......
bersambuuuuuuuuuuuuuung~
see you at the next post ;)) *LSY*
Minggu, 12 Januari 2014
Sakit Liburan
12 Januari 2014. ya, hari ini adalah H+7 setelah gue tiba di IC abis libur semester 1 selama 2 minggu kemarin. walaupun udah lewat seminggu, tapi aura liburan masih terasa. apalagi, di hari-hari terakhir liburan. bisa dibilang itu adalah puncak liburan yang sebenernya buat gue. padahal, pas hari-hari terakhir itu justru gue sakit dan lebih banyak menghabiskan waktu dirumah sambil di kasih perhatian ekstra sama orang tua. tapi bagi gue, itulah liburan yang sebenarnya. dimana gue bener-bener bisa ngerasain nyamannya dirumah sama orang tua gue. gue selalu diperhatiin, ditanyain mau makan apa, mau beli ini gak, mau beli itu gak, dan masih banyak lagi yang lainnya. gak enak sih emang, tapi kalo jadi diperhatiin ama dimanjain gitu, siapa coba yang gak betah? hahaha
jadi hari sebelumnya itu, gue janjian ama keponakan gue buat ngajak dia beli pop ice di daerah sekitar condet. gue bisa tau daerah situ karena kebetulan deket rumah temen mts gue. kita sepakat bakal berangkat abis dzuhur. tapi sayang, pas adzan dzuhur berkumandang diluar udah mulai gerimis yang lama-kelamaan berubah jadi hujan yang lumayan deres. gue dan ponakan gue sempet galau mau jadi berangkat atau nggak. tapi yang pasti kita gak bakal berangkat kalo emang ujan diluar masih deres. jam udah nunjukin pukul 12.30 dan... Allah seolah menjawab doa kami. ujan berubah jadi gerimis kecil yang lama-kelamaan mulia reda. alhamdulillah... tapi, sang matahari masih merasa enggan buat menampakkan dirinya. XD
karena udah reda, ponakan gue pun langsung nyerbu gue dan minta buat berangkat sekarang. karena gue udah janji, akhirnya gue turutin dan kita berangkat.
abis menempuh jarak yang lumayan, akhirnya kita sampe ke lokasi. abis markir, gue pun langsung masuk dan mesen 2 pop ice. karena waktu itu hari minggu, tuh tempat jadi agak rame. dan gue, harus ngantri buat nunggu giliran pesenan gue di bikinin. pas udah hampir gilirian pesenan gue dibikinin... tik... tik... tik... mulai gerimis dan kemudian.... tik tik tik tik tik tik tik tik... hujan. gue cuma bisa menghela napas. sabarrr... tapi, pas pesenana gue udah hampir jadi, Allah kembali menunjukkan kuasa-Nya. hujannya reda dan sekarang berubah jadi gerimis kecil. karena udah gak betah berada di tempat itu, gue dan ponakan gue pun nekat buat tetep pulang...
keesokan paginya...
abis sholat subuh gue gak tidur lagi (padahal biasanya mah tidur lagi._.v). waktu itu, gue langsung nyapu rumah. dari lantai atas sampe lantai bawah rumah gue (iyalah, masa rumah tetangga-_-). abis nyapu, gak lupa gue pel juga (aseeek... rajin nih yeee XD). nah, selesai nge-pel, gue taro pel-an di kamar mandi biar nanati ada yang bersihin pel-annya. abis itu gue duduk, disitu gue ngerasa agak gak enak badan. kepala gue pusing dan badan gue panas. karena ngerasa pusing buanget, akhirnya gue tidur-tiduran terus ibu gue dateng dan nanyain gue kenapa. dari situlah awal mula gue sakit, diperhatiin, dan dimanja. hehehe
simpel banget ya? gapapa. karena buat gue, gue malah lebih suka pas sakit dapet perhatian orangtua daripada pas sehat gue malah keluyuran ke rumah temen._.v hehe
Minggu, 29 Desember 2013
Jalan-Jalan Pertama di Liburan Ini Bareng Temen Rumah ^o^
tadaaa~ heyhoooo.. ketemu lagi ama gue;)
dua hari ga "nulis" kayanya tangan gue udah mulai gatel. maka dari itu gue mau minta maaf buat temen-temen karna duahari kemaren gue ga update._.v tau kan kenapa???
ga.
gatau? ckckck plisss dehh kemaren itu kan malem minggu. masa iya gue dirumaaah :D yang pasti gue keluar dan maen-maen bareng temen-temen kesayangan gue. :3
ohh.. okey~
naah. jadi, hari jumat kemaren itu gue ama temen-temen gue yaitu ija, ita, dan weni, kita pegi ke tamini square. kenapa kita bisa pegi kesitu? soalnya gue jadi ngidam fotobox gara-gara sekali ngerasain fotobox bareng temen-temen kamar gue :3 *poke debby, atik, dan tamara. nah, karna permintaan gue itu ahirnya kami sepakat buat pegi dan fotobox!!
awalnya gue cuma mau pegi sama 2 sobat gue --> weni dan ita. tapi gatau kenapa si ija (kakanya si ita) itu pengen ikut. ahirnya kita biarinlah dia ngikut. lumayan kaan bisa ngirit-ngirit uang patungan :3 wehehehe
pertamanya, kita janjian jam 1 yaitu abis jumatan. tapi, ya seperti yg kalian tau kalo jam-jam di indonesia sudah terbuat dari karet. jadi, jadilah kami jalan dari rumah ita jam 1.30 ._. abis itu kita jalan dikit ke depan karena fyi rumah gue ga deket jalan raya. abis itu kita naek angkot KR. di dalem angkot kita anteng karena emang gaada yang pengen diomongin._. pas udah mau deket tamini, si ija minta-mintain ongkos.
"bayar ongkos nih?" *suara bisik-bisik
"iya" masih pake suara bisik-bisik
"berapaan?"
"nih" *sambil nunjukin duit dua rebu
"ha? segitu?"
"iya"
"dua rebu?"
"iya"
"yakin? ntar diteriakin loh kalo kurang. kan malu._." kata gue memperingatkan
"iya tau ja, lo siapin aja siapa tau abangnya minta lagi" kaat ita
"dua ribu ko, biasanya juga dua ribu. bentar, abangnya bae ga?" *sambil nengok ke abangnya
"jiaah..."
"hahaha..."
"yaudah deh dari pada gue diteriakin, gue siapin aja"
"sipp"
udah pas depan mall, kita pun ngiriin tuh angkot. abis itu ija bayar daaaaan... abangnya nggak minta nambah :D abis sorak-sorak kecil bahagia gajelas gitu gara-gara ga dimintain lagi ama tukang angkot, kita pun nyebrang. seabis nyampe didepan pintu mall, gue nanya...
"mau kemana dulu nih?"
"fotobox dulu deh. ntar keburu jelek. haha"
"jiaah.. itu mah elu.. hahaha yaudah deh. yok!!"
kita semua pun pergi ke lantai tempat fotobox itu ada. kita naek lift atas kemauan ija. udah nyampe lantai yang kita tuju, pintu kebuka dan kita langsung belok ke kanan dikit. dan berdiri tegak lah sebuah fotobox di depan mata.
"ohh.. disini nih?" kata gua
"ngga! dipojok lis!" kata weni
"ihh... nanya beneran juga._."
"wkwkkw" ketawa temen-temen gue
temen-temen gue udah pada masukin box foto. pas gue lagi liat-liat foto di depannya, ada yang nyolek gue sambil bilang "misi, boleh numpang tanya"
"ha? boleh" kata gue sambil balik badan yang tadi ngebelakangin dia
"eng... ini lilis bukan?"
"eh... iya. loh irma?"
"iya. sekolah dimana lis?"
"di serpong ma."
"ohh.. gitu. yaudah duluan ya."
"ohh. oke :)"
"siapa lis?" tanya weni
"temen sd gue"
"siapa?"
"si irma."
"ohhh..."
gue pun masuk box foto itu. abis ngaca-ngaca bentar sama nungguin temen gue yang nyari aksesorisnya kelamaan. ahirnya kita pun foto. 8 gaya dengan nominal 30K. didalem situ kita grasak-grusuk! apalagi pas perpindahan dari foto pertama ke foto kedua._. huebbbbbooooooh banget-_-! haha
dan ampe poto terahir, kita udah lega karna masa-masa mendebarkan itu sudah berahir._. *lebay amat yak-_-* kita liat preview foto2 kita yang tadi. disitu, muka2 kita keliatan bersih dan bersinar._. si ija ampe bilang, "wihhh... cakep-cakep ya fotonya. gue suka! gua suka!"
abis itu langsung keluar nemuin mba2 penjaga yang nawarin mau di copy ke kartu memory atau ngga. nah, pas tuh poto selesai di print. gue ama ija yang diri deket tuh print-an langsung narik hasil potonya.
"eng... lis, ko kayanya tadi didalem terang deh. ko sekarang agak kabur ya :|"
"iya. haha mungkin sebenernya ini hasil yang sebenernya."
"eh,, eh,, liat deh gak kaya yang didalem" kata ija sambi nunjukin ke weni ama ita
"lah iya ya. jadi burem gini." kata weni
"hmmm...." semua orang sedih karena telah dikecewakan mesin print-an :|
abis ngopy soft-softcopy-nya kehape ita, mbaknya bilang...
"coba di cek dulu. udah lengkap semua atau belum"
"oiya, bentar mba" kata ita
*checking*
"eh, ko ni gaada yang gabungannya mba?"
"ihh... kan tadi udah dibilangin kalo ga bisa" kata ija.
"ohh.. hahaha yaudah makasi ya mba." kata ita yang mau berdiri karna daritadi dia sebenernya duduk._.
"BAYAR DULU WOY!!! HAHAHA" teriak gue, ija, ama weni ke ita gara-gara dia malah udah bilang makasi ke mbaknya padahal kita baru poto doang dan belom bayar._. wkwkw ita pun malu :3
ahirnya kita pun ngumpulin duit patungan. abis itu kita langsung caw ke toko gunung agung yang niat awalnya mau baca buku. tapi gue sebagai newbie yang masih polos dan gatau apa-apa cuma nurut dan iya-iya aja. dan pas nyampe sana... jeng jeeeng buku-bukunya pada diplastikin semua-_- jarang banget yang masih kebuka dan bisa iseng-iseng gue baca.
"ihh.. ko masih pada di plastikin si??? :(" kata gue ke weni
"iyalah, disini mah kaga boleh baca. kalo mau baca disono noh di gramed baru bisa."
"iya, padahal gue pengen baca buku apa ke gitu. eh ini malah gabisa u,u"
"yaudah sabar yak"
terus galama ija ngedeketin gue. dan nunjukin buku yang pengen banget dia beli. tapi dia bingung mau milih buku itu atau buku 99 cahaya. ahirnya karna dia bingung mau beli yang mana, dia ngumpet-ngumpet ke sela-sela rak buku young adult terus ngerobek plastiknya dan baca bareng-bareng disitu o.O astaghfirullahal'adzim ckckck untung gue ga ikutan. gue ga berani negor dan gue hanya bisa bilang "parah lo" dan itu pun di bales sama ija "ya Allah lis, gue penasaran banget ama isinya..." abis itu gue langsung pegi ke deretan buku-buku laen yang masih bisa gue baca. selesai "sok-sok" milih, untungnya weni beli satu buku. dan sebenernya itu pun bukan buku bacaan._. tapi buku tulisan-_- tapi seenggaknya masih mendinglah. dari pada udah nitip tas paling banyak, ngerobek plastik, heboh-heboh ga jelas, terus ga beli buku._. wkwkwk
selesai dari tuh toko buku, gue ama temen-temen gue langsung caw ketempat hape karna pengen beli flashdisk. kebetulan koleksi penjual fd di TS ini emang agak jarang. jadi agak susah nyarinya-_- sekalinya ketemu ternyata fulus yang gue bawa tidak mencukupi. abis itu temen gue bilang biar kita coba-coba dulu ditempat laen. ahirnya teruslah kita jalan tanpa tau arah. ampe kita sampe di depan FUN WORLD. dari depan kita udah disambut sama mesin pencapit boneka. disitu kita iseng mencet-mencettin tombol nya dan gerak-gerakkin *apanya si itu-_- yaa pokonya yang bentuknya bulet itu deh* dan benda itu gerak, turun kebawah, nyentuh boneka-bonekanya, daaaan.............
bersambung
cape banget bro nyeritainnya-_- masih panjang lagi ceritanya :/ jadi dilanjut next time aja ya^^ thx for reading :3 byee~
dua hari ga "nulis" kayanya tangan gue udah mulai gatel. maka dari itu gue mau minta maaf buat temen-temen karna duahari kemaren gue ga update._.v tau kan kenapa???
ga.
gatau? ckckck plisss dehh kemaren itu kan malem minggu. masa iya gue dirumaaah :D yang pasti gue keluar dan maen-maen bareng temen-temen kesayangan gue. :3
ohh.. okey~
naah. jadi, hari jumat kemaren itu gue ama temen-temen gue yaitu ija, ita, dan weni, kita pegi ke tamini square. kenapa kita bisa pegi kesitu? soalnya gue jadi ngidam fotobox gara-gara sekali ngerasain fotobox bareng temen-temen kamar gue :3 *poke debby, atik, dan tamara. nah, karna permintaan gue itu ahirnya kami sepakat buat pegi dan fotobox!!
awalnya gue cuma mau pegi sama 2 sobat gue --> weni dan ita. tapi gatau kenapa si ija (kakanya si ita) itu pengen ikut. ahirnya kita biarinlah dia ngikut. lumayan kaan bisa ngirit-ngirit uang patungan :3 wehehehe
pertamanya, kita janjian jam 1 yaitu abis jumatan. tapi, ya seperti yg kalian tau kalo jam-jam di indonesia sudah terbuat dari karet. jadi, jadilah kami jalan dari rumah ita jam 1.30 ._. abis itu kita jalan dikit ke depan karena fyi rumah gue ga deket jalan raya. abis itu kita naek angkot KR. di dalem angkot kita anteng karena emang gaada yang pengen diomongin._. pas udah mau deket tamini, si ija minta-mintain ongkos.
"bayar ongkos nih?" *suara bisik-bisik
"iya" masih pake suara bisik-bisik
"berapaan?"
"nih" *sambil nunjukin duit dua rebu
"ha? segitu?"
"iya"
"dua rebu?"
"iya"
"yakin? ntar diteriakin loh kalo kurang. kan malu._." kata gue memperingatkan
"iya tau ja, lo siapin aja siapa tau abangnya minta lagi" kaat ita
"dua ribu ko, biasanya juga dua ribu. bentar, abangnya bae ga?" *sambil nengok ke abangnya
"jiaah..."
"hahaha..."
"yaudah deh dari pada gue diteriakin, gue siapin aja"
"sipp"
udah pas depan mall, kita pun ngiriin tuh angkot. abis itu ija bayar daaaaan... abangnya nggak minta nambah :D abis sorak-sorak kecil bahagia gajelas gitu gara-gara ga dimintain lagi ama tukang angkot, kita pun nyebrang. seabis nyampe didepan pintu mall, gue nanya...
"mau kemana dulu nih?"
"fotobox dulu deh. ntar keburu jelek. haha"
"jiaah.. itu mah elu.. hahaha yaudah deh. yok!!"
kita semua pun pergi ke lantai tempat fotobox itu ada. kita naek lift atas kemauan ija. udah nyampe lantai yang kita tuju, pintu kebuka dan kita langsung belok ke kanan dikit. dan berdiri tegak lah sebuah fotobox di depan mata.
"ohh.. disini nih?" kata gua
"ngga! dipojok lis!" kata weni
"ihh... nanya beneran juga._."
"wkwkkw" ketawa temen-temen gue
temen-temen gue udah pada masukin box foto. pas gue lagi liat-liat foto di depannya, ada yang nyolek gue sambil bilang "misi, boleh numpang tanya"
"ha? boleh" kata gue sambil balik badan yang tadi ngebelakangin dia
"eng... ini lilis bukan?"
"eh... iya. loh irma?"
"iya. sekolah dimana lis?"
"di serpong ma."
"ohh.. gitu. yaudah duluan ya."
"ohh. oke :)"
"siapa lis?" tanya weni
"temen sd gue"
"siapa?"
"si irma."
"ohhh..."
gue pun masuk box foto itu. abis ngaca-ngaca bentar sama nungguin temen gue yang nyari aksesorisnya kelamaan. ahirnya kita pun foto. 8 gaya dengan nominal 30K. didalem situ kita grasak-grusuk! apalagi pas perpindahan dari foto pertama ke foto kedua._. huebbbbbooooooh banget-_-! haha
dan ampe poto terahir, kita udah lega karna masa-masa mendebarkan itu sudah berahir._. *lebay amat yak-_-* kita liat preview foto2 kita yang tadi. disitu, muka2 kita keliatan bersih dan bersinar._. si ija ampe bilang, "wihhh... cakep-cakep ya fotonya. gue suka! gua suka!"
abis itu langsung keluar nemuin mba2 penjaga yang nawarin mau di copy ke kartu memory atau ngga. nah, pas tuh poto selesai di print. gue ama ija yang diri deket tuh print-an langsung narik hasil potonya.
"eng... lis, ko kayanya tadi didalem terang deh. ko sekarang agak kabur ya :|"
"iya. haha mungkin sebenernya ini hasil yang sebenernya."
"eh,, eh,, liat deh gak kaya yang didalem" kata ija sambi nunjukin ke weni ama ita
"lah iya ya. jadi burem gini." kata weni
"hmmm...." semua orang sedih karena telah dikecewakan mesin print-an :|
abis ngopy soft-softcopy-nya kehape ita, mbaknya bilang...
"coba di cek dulu. udah lengkap semua atau belum"
"oiya, bentar mba" kata ita
*checking*
"eh, ko ni gaada yang gabungannya mba?"
"ihh... kan tadi udah dibilangin kalo ga bisa" kata ija.
"ohh.. hahaha yaudah makasi ya mba." kata ita yang mau berdiri karna daritadi dia sebenernya duduk._.
"BAYAR DULU WOY!!! HAHAHA" teriak gue, ija, ama weni ke ita gara-gara dia malah udah bilang makasi ke mbaknya padahal kita baru poto doang dan belom bayar._. wkwkw ita pun malu :3
ahirnya kita pun ngumpulin duit patungan. abis itu kita langsung caw ke toko gunung agung yang niat awalnya mau baca buku. tapi gue sebagai newbie yang masih polos dan gatau apa-apa cuma nurut dan iya-iya aja. dan pas nyampe sana... jeng jeeeng buku-bukunya pada diplastikin semua-_- jarang banget yang masih kebuka dan bisa iseng-iseng gue baca.
"ihh.. ko masih pada di plastikin si??? :(" kata gue ke weni
"iyalah, disini mah kaga boleh baca. kalo mau baca disono noh di gramed baru bisa."
"iya, padahal gue pengen baca buku apa ke gitu. eh ini malah gabisa u,u"
"yaudah sabar yak"
terus galama ija ngedeketin gue. dan nunjukin buku yang pengen banget dia beli. tapi dia bingung mau milih buku itu atau buku 99 cahaya. ahirnya karna dia bingung mau beli yang mana, dia ngumpet-ngumpet ke sela-sela rak buku young adult terus ngerobek plastiknya dan baca bareng-bareng disitu o.O astaghfirullahal'adzim ckckck untung gue ga ikutan. gue ga berani negor dan gue hanya bisa bilang "parah lo" dan itu pun di bales sama ija "ya Allah lis, gue penasaran banget ama isinya..." abis itu gue langsung pegi ke deretan buku-buku laen yang masih bisa gue baca. selesai "sok-sok" milih, untungnya weni beli satu buku. dan sebenernya itu pun bukan buku bacaan._. tapi buku tulisan-_- tapi seenggaknya masih mendinglah. dari pada udah nitip tas paling banyak, ngerobek plastik, heboh-heboh ga jelas, terus ga beli buku._. wkwkwk
selesai dari tuh toko buku, gue ama temen-temen gue langsung caw ketempat hape karna pengen beli flashdisk. kebetulan koleksi penjual fd di TS ini emang agak jarang. jadi agak susah nyarinya-_- sekalinya ketemu ternyata fulus yang gue bawa tidak mencukupi. abis itu temen gue bilang biar kita coba-coba dulu ditempat laen. ahirnya teruslah kita jalan tanpa tau arah. ampe kita sampe di depan FUN WORLD. dari depan kita udah disambut sama mesin pencapit boneka. disitu kita iseng mencet-mencettin tombol nya dan gerak-gerakkin *apanya si itu-_- yaa pokonya yang bentuknya bulet itu deh* dan benda itu gerak, turun kebawah, nyentuh boneka-bonekanya, daaaan.............
bersambung
cape banget bro nyeritainnya-_- masih panjang lagi ceritanya :/ jadi dilanjut next time aja ya^^ thx for reading :3 byee~
Jumat, 27 Desember 2013
HOLIDAAAAAAY.....................????????????? :|
Heeeey... ketemu lagi pembaca semua~ :))
gimana liburannya? seru gak? semoga seru ya, karna fyi liburan udah H+6 buat gue._. cepet banget ya-_- padahal gue ngerasanya beru bentar loh:|
nah, sekarang gue mau bagi-bagi cerita doang si tentang apa aja yang gue lakuin selama liburan ini. dan kayanya kalo lo tau cuma bakal bikin lo prihatin dan ikut sedih :'| hiks
okey, yang pertama. selama di IC, gue kangen banget dah tuh ama yang namanya naek motor._. oke mungkin ini nora-_- but, i'm sure that i really really miss it. dan,,, pas hari pembagian rapot Allah mendengar suara hati kecil gue. apa itu?? fallaaaa... bokap gue dateng ke IC naek motor!! dan itu artinya, gue bisa naek motor dalam waktu yang lumayan lama ;) hoho emang bro, itu butUh waktu yang sangat lama! hampir 2 jam lebih lah. but, it's okay. karna gue emang nunggu-nunggu saat itu._. hehe
kedua, selama liburan gue pasti selalu ngaktifin paket internet tiap harinya. kenapa? biar ga kudet dan lefo, bisa pantengin fb ama twitter. just that:| so simple, right? -_-
tigaaa~ tiap harinya, gue rutin buka satu web yang dari pertemuan pertama gue langsung jatuh cinta dan ngerasa cocok sama dia :3 dan dia adalaaaaah.... 1cak.com !!! ;) HAHAHA yak, itu dia web kesukaan gue. tiap hari gue buka. malah sebenernya gue pun tetep buka itu walau di IC. yaa anggap sajalah dosis mingguan. oiya, bedanya kalo di IC itu ya bUkanya cuma bisa seminggu sekali. gimana ngga kalo tiap harinya lo ada tugas atau ulangan-___-" #pfft
EMPAAAT!!! liburan gini asiknya emang kalo jalan-jalan. tapi sebagai seorang pemudi yang menginjak masa remaja pertengahan ini pastinya gue mengalami kesulitan di bagian fulus. YAK!! DUIT!! UANG!! or whatever you call it. intinya, i need it so much :'( nah, selaen duit. gue juga sepertinya kekurangan temen-_- *ehloh sedih amaat* iya! kenapa gue bilang kekurangan temen?? soalnya gue sekolah di IC. resikonya, ya jarang banget pasti dapet temen deket rumah. palingan ada si temen-temen rumah. tapi ya taulah kalo mereka juga udah punya kehidupan masing-masing. masa gue sebagai yang baru dateng dan cuma ada sekian bulan sekali mau ngerecokin rencana-rencana yang udah mereka punya-_- that's impossible!! alhasil, gue cuma bisa ngajak dan bersyukur kalo emang diterima dan bersabar kalo ditolak :'| *hiks~
limaaaa... gue berharap sesuatu :') hihi gue kangen temen-temen lama gue. gue kangen sms-an sama mereka. becanda-canda dan pokonya semua hal seru yang 'sekarang' belom bisa kita lakuin lagi. abis keterima di IC, semua dateng secara ga pasti. padahal, gue sangat berharap kehadiran mereka ditiap liburan gue. tapi mungkin, Allah punya sesuatu yang lebih baik lagi buat gue. jadi Dia masih menyimpan mereka buat ditemuin kegue suatu hari nanti :') aamiin
nah, kayanya si itu dulu. sebenernya, banyak yang pengen gue ceritain-_- tapi gatau kenapa, pas didepan nih laptop, ilang semua tuh cerita yang pengen gue ceritain._. nervous kali ya? hehe gue juga gatau.
okey, sekian dulu postingan gue di liburan kali ini :) insyaAllah gue bakal update nih blog selama liburan. doain aja ye moga sempet dan modem selalu siap sedia wehehehehe. yaudah itu aja. thx for reading~ papaaaay!! :D
*LSY* <-- biar kaya pak SBY._.v
gimana liburannya? seru gak? semoga seru ya, karna fyi liburan udah H+6 buat gue._. cepet banget ya-_- padahal gue ngerasanya beru bentar loh:|
nah, sekarang gue mau bagi-bagi cerita doang si tentang apa aja yang gue lakuin selama liburan ini. dan kayanya kalo lo tau cuma bakal bikin lo prihatin dan ikut sedih :'| hiks
okey, yang pertama. selama di IC, gue kangen banget dah tuh ama yang namanya naek motor._. oke mungkin ini nora-_- but, i'm sure that i really really miss it. dan,,, pas hari pembagian rapot Allah mendengar suara hati kecil gue. apa itu?? fallaaaa... bokap gue dateng ke IC naek motor!! dan itu artinya, gue bisa naek motor dalam waktu yang lumayan lama ;) hoho emang bro, itu butUh waktu yang sangat lama! hampir 2 jam lebih lah. but, it's okay. karna gue emang nunggu-nunggu saat itu._. hehe
kedua, selama liburan gue pasti selalu ngaktifin paket internet tiap harinya. kenapa? biar ga kudet dan lefo, bisa pantengin fb ama twitter. just that:| so simple, right? -_-
tigaaa~ tiap harinya, gue rutin buka satu web yang dari pertemuan pertama gue langsung jatuh cinta dan ngerasa cocok sama dia :3 dan dia adalaaaaah.... 1cak.com !!! ;) HAHAHA yak, itu dia web kesukaan gue. tiap hari gue buka. malah sebenernya gue pun tetep buka itu walau di IC. yaa anggap sajalah dosis mingguan. oiya, bedanya kalo di IC itu ya bUkanya cuma bisa seminggu sekali. gimana ngga kalo tiap harinya lo ada tugas atau ulangan-___-" #pfft
EMPAAAT!!! liburan gini asiknya emang kalo jalan-jalan. tapi sebagai seorang pemudi yang menginjak masa remaja pertengahan ini pastinya gue mengalami kesulitan di bagian fulus. YAK!! DUIT!! UANG!! or whatever you call it. intinya, i need it so much :'( nah, selaen duit. gue juga sepertinya kekurangan temen-_- *ehloh sedih amaat* iya! kenapa gue bilang kekurangan temen?? soalnya gue sekolah di IC. resikonya, ya jarang banget pasti dapet temen deket rumah. palingan ada si temen-temen rumah. tapi ya taulah kalo mereka juga udah punya kehidupan masing-masing. masa gue sebagai yang baru dateng dan cuma ada sekian bulan sekali mau ngerecokin rencana-rencana yang udah mereka punya-_- that's impossible!! alhasil, gue cuma bisa ngajak dan bersyukur kalo emang diterima dan bersabar kalo ditolak :'| *hiks~
limaaaa... gue berharap sesuatu :') hihi gue kangen temen-temen lama gue. gue kangen sms-an sama mereka. becanda-canda dan pokonya semua hal seru yang 'sekarang' belom bisa kita lakuin lagi. abis keterima di IC, semua dateng secara ga pasti. padahal, gue sangat berharap kehadiran mereka ditiap liburan gue. tapi mungkin, Allah punya sesuatu yang lebih baik lagi buat gue. jadi Dia masih menyimpan mereka buat ditemuin kegue suatu hari nanti :') aamiin
nah, kayanya si itu dulu. sebenernya, banyak yang pengen gue ceritain-_- tapi gatau kenapa, pas didepan nih laptop, ilang semua tuh cerita yang pengen gue ceritain._. nervous kali ya? hehe gue juga gatau.
okey, sekian dulu postingan gue di liburan kali ini :) insyaAllah gue bakal update nih blog selama liburan. doain aja ye moga sempet dan modem selalu siap sedia wehehehehe. yaudah itu aja. thx for reading~ papaaaay!! :D
*LSY* <-- biar kaya pak SBY._.v
Senin, 25 November 2013
SIAP-SIAP UAS !!! HHH~
Belom bisa posting dulu karna banyak ulangan dan minggu depan udah uas.
maaf yaaa :D semoga uasnya diberi kemudahan :) aamiin
maaf yaaa :D semoga uasnya diberi kemudahan :) aamiin
Langganan:
Postingan (Atom)